Minggu, 10 November 2013

Cerpen

     Ketika aku masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), sekolah aku diikut sertakan dalam lomba Pramuka untuk merayakan HUT SMPN 49 Jakarta yang ke-49 waktu itu. Kami berlatih terlebih dahulu sebelum lomba diadakan. Kami berlatih penuh semangat agar sekolah kami terutama kelas aku menjadi juara. "Kapan lagi menjadi juara merayakan HUT sekolah ternama." - ucapku.

     Setiap hari Sabtu sebelum ikut lomba, kami dilatih oleh guru Pramuka yang seingatku bernama Pak Yadi. Pak Yadi melatih keras kami agar kami bisa menjadi juara lomba Pramuka di sekolah ternama itu. Kamipun berlatih keras untuk mendapatkan juara dan sertifikat resmi dari sekolah itu. Saat berlatih, ada kesalahan saat berlatih, karena  kurang kompaknya gerakan satu sama lain.

     Lama berlatih, rasa lelahpun datang kepada diriku dan teman-teman yang lain. Kami beristirahat sejenak, lalu kembali lagi berlatih. Waktu menunjukan pukul 11.0 WIB, matahari sudah tinggi diatas kepala. Latihan selesai, aku dan teman-teman ada rasa panik. Karena hari Minggu besok lomba dimulai. Sesudah pulang dari sekolah setelah berlatih,aku pulang ke rumah untuk beristirahat sehari.

     Keesokan paginya, hari Minggu sudah tiba. Aku berangkat ke sekolah dengan berpakaian rapih sebagai Penggalang Pramuka, sepertinya namanya begitu. Aku ke sekolah di antar oleh om, yang biasa sehari-hari mengantari aku ke sekolah. Sesampai di sekolah, teman-teman yang lain sudah menunggu di halaman sekolah.

     "Sudah siap anak-anak?" - kata Pak Yadi
     "Siap pak!" - anak-anak serentak bicara ke Pak Yadi.
     "Jangan lupa semua perlengkapan di bawa, jangan sampai ada yang tertinggal." - Pak Yadi kembali bicara.
     "Baik pak!" - anak-anak menyaut lagi.

     Regu kami berangkat jalan kaki di dampingi oleh masing-masing guru, karena jarak antara sekolah yang aku tempati dulu cukup dekat. Tidak sampai lebih dari 500 meter-an. Sesampai di halaman sekolah SMPN 49 Jakarta, aku dan teman seregu ada rasa panik muncul. Sebelum memulai acara, semua sekolah yang ikut lomba berdo'a terlebih dahulu. Berdo'a selesai. Sekarang waktunya acara di mulai.

     Kategori pertama perlombaan selesai, selanjutnya kategori kedua. Kategori kedua, aku tidak ikut serta di dalam perlombaan. Karena kelebihan anggota regunya. Ada rasa kecewa tidak ikut. "Sudah lama berlatih, tapi tidak ikut." - ucapku dalam hati dengan ekspresi wajah kecewa. Tapi rasa kecewa aku sudah terbalas, kategori ketiga dan seterusnya aku ikut dalam perlombaan.

     Akhirnya perlombaan selesai, aku mengucapkan hamdalah kepada Allah SWT sambil berdo'a semoga regu aku menang dalam perlombaan ini. Dan, panitia membacakan pemenangnya. Pemenang ketiga di dapat dari SD lain yang aku tidak tahu nama sekolahnya. Selanjutnya yang kedua, yang menang juara kedua dari sekolah aku tapi bukan regu aku. Rasa deg-degan muncul, regu berdo'a semoga regu aku lah yang menang. Dan, Alhamdulillah regu aku menang dalam perlombaan merayakan HUT SMPN 49 Jakarta. Rasa lelah berlatih akupun terbalas setelah mendengar "Juara pertama adalah Regu Elang dari SDS Kartika VIII-2."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar